Pengertian, Contoh, Makalah : Pengantar Teknologi Informasi

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Belajar secara umum dapat diartikan sebagai proses perubahan perilaku akibat interaksi individu dengan lingkungan. Proses perubahan perilaku ini tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi ada yang sengaja direncanakan dan ada yang dengan sendirinya terjadi karena proses kematangan. Proses yang sengaja direncanakan agar terjadi perubahan perilaku inilah yang disebut dengan proses belajar. Proses ini merupakan aktifitas baik fisik maupun mental yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan yang relative konstan dan berbekas. Perubahan perilaku ini merupakan hasil belajar yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
Hasil belajar diperoleh dari interaksi siswa atau individu dengan lingkungan yang sengaja direncanakan guru dalam perbuatan mengajarnya. Mengajar tidak hanya menyampaikan materi pelajaran dari guru kepada siswa. Mengajar merupakan seluruh kegiatan dan tindakan yang diupayakan oleh guru untuk terjadinya proses belajar sesuai dengan tujuan yang dirumuskan. Untuk itu guru dapat memfasilitasi terjadinya proses belajar, melakukan kegiatan baik di dalam maupun di luar kelas. Oleh karena itu interaksi yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar menjadi bervariasi.
Suatu pengajaran akan menjadi lebih efektif dan berhasil dengan adanya motivasi  yang baik. Motivasi yang dimaksud adalah sesuatu yang membuat seseorang (dalam hal ini siswa) melakukan perbuatan, membuat seseorang tetap berbuat dan menentukan arah kemana yang hendak diperbuat. Motivasi merupakan suatu proses internal (dari dalam diri seseorang) yang mengaktifkan, membimbing dan mempertahankan perilaku dalam rentang waktu tertentu. Oleh karena itu, seorang guru sangatlah berpengaruh dalam membangkitkan motivasi siswanya untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, guru dituntut untuk kreatif guna meningkatkan mutu pembelajaran.
Berdasarkan pengalaman mengajar Biologi di Sekolah Menengah Atas (SMA) sering dijumpai kurangnya motivasi belajar siswa.  Hal ini disebabkan antara lain metode kegiatan belajar mengajar yang kurang variatif, monoton, dengan guru sebagai sumber informasi utama serta penentu kegiatan pembelajaran. Akibatnya pemahaman serta perubahan perilaku hasil belajar menjadi relative rendah.
Masalah lain yang sering muncul adalah pada kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan metode praktikum yang merupakan salah satu ciri khusus mata pelajaran Biologi . Dengan kegiatan praktikum ini, diharapkan siswa memperoleh pengalaman belajar sendiri serta menemukan pemecahan masalah melalui metode ilmiah. Tetapi kegiatan ini tidak sepenuhnya menjadikan motivasi belajar Biologi bagi siswa menjadi lebih baik. Salah satu faktornya adalah pada saat kegiatan praktikum siswa  melaksanakan kegiatan praktikum dengan lembar kerja yang sudah disiapkan atau instant. Akibatnya siswa kurang memahami konsep praktikum yang dilaksanakan. Sehingga hal tersebut dirasa masih belum cukup baik dalam meningkatkan hasil belajar Biologi khususnya dalam melaksanakan kegiatan praktikum.
Pada kegiatan praktikum Biologi di SMA negeri 16 Semarang, siswa dalam kelompok-kelompok diberikan kepercayaan menyusun sendiri rancangan praktikum yang akan dilaksanakan. Dengan menyusun rancangan praktikum sendiri secara kelompok  diharapkan  siswa akan lebih termotivasi, memahami tujuan praktikum, bertanggungjawab, menemukan pemecahan masalah serta menganalisis hasil praktikum yang merupakan rangkaian metode ilmiah. 
Selanjutnya, untuk menghindari kesalahan-kesalahan baik secara procedural maupun konsep, hasil rancangan praktikum tersebut dipresentasikan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan praktikum. Pada tahap ini dilaksanakan dengan mengkolaborasikan mata pelajaran TIK materi Power point. Aplikasi dari program powerpoint adalah program presentasi yang digunakan untuk menyajikan atau mempresentasikan makalah yang disusun siswa. Diharapkan dengan kolaborasi ini akan menjadi lebih menarik serta bermanfaat ganda yaitu penilaian untuk Biologi sekaligus untuk TIK sehingga waktu pembelajaran Biologi dan TIK menjadi lebih efisien.
B. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah yang terdapat dalam penelitian ini berkaitan dengan hal-hal sebagai berikut :
1.    Masih rendahnya motivasi belajar Biologi bagi siswa
2.    Siswa cenderung pasif dalam mengikuti proses kegiatan pembelajaran
3. Masih rendahnya kemampuan menyusun rancangan praktikum karena siswa terbiasa melaksanakan kegiatan praktikum dengan lembar kerja dan variable praktikum yang sudah disiapkan oleh guru atau dari buku paket
4. Kurangnya kerjasama dengan mata pelajaran lain khususnya TIK materi presentasi menggunakan power point yang banyak dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran Biologi
C. Perumusan masalah
Berdasarkan latar belakang, karya ilmiah ini akan mencoba mengungkap beberapa permasalahan melalui penelitian , antara lain :
1.    Apakah dengan menyusun sendiri rancangan praktikum Biologi berbasis TIK melalui proyek kelompok dapat meningkatkan kemampuan menyusun rancangan praktikum dengan lebih baik?
2. Apakah dengan menyusun rancangan praktikum Biologi berbasis TIK melalui proyek kelompok dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa?
3.    Apakah siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan?  
4. Bagaimanakah tanggapan siswa terhadap praktikum Biologi dan TIK melalui kegiatan pembelajaran tersebut?
5.    Apakah kegiatan praktikum Biologi dan TIK menjadi lebih efektif?

D. Tujuan Penelitian
Tujuan dari kegiatan menyusun rancangan praktikum Biologi berbasis TIK ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam menyususn rancangan praktikum dan motivasi siswa dalam kegiatan belajar Biologi dan TIK serta memberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan praktikum.
E. Manfaat Penelitian
Manfaat yang didapatkan melalui kegiatan menyusun rancangan praktikum Biologi berbasis TIK antara lain:
- Bagi siswa ;
*  meningkatnya motivasi dan hasil belajar siswa
* memberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan praktikum
* melatih menentukan sendiri rancangan praktikum yang akan dilakukan
* melatih siswa menyusun dan melakukan presentasi dihadapan kelas
* mendapatkan alternative pembelajaran yang efektif, menarik dan tidak  membosankan
*  mengembangkan kreatifitas siswa
- Bagi Guru
* Merangsang dan memotivasi diri untuk memiliki wawasan keunggulan dalam inovasi pembelajaran dan penilaian pembelajaran
* membantu guru berusaha mewujudkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan
* membantu guru memiliki kompetensi untuk menjadi guru yang inovatif dalam bidangnya
* menciptakan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
- Bagi sekolah
Manfaat kegiatan penelitian pembelajaran  ini diharapkan dapat mendorong sekolah untuk mengembangkan program pembelajaran yang inovatif dalam upaya pengembangan profesionalisme guru dan meningkatkan mutu atau kualitas siswa.
BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
A. Landasan Teori
Biologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari atau mengkaji mahkluk hidup dengan segala permasalahannya. Biologi adalah bagian dari sains yang memiliki karakteristik sendiri seperti ilmu sains lainya.
Dalam pelaksanaan pembelajaran banyak menggunakan praktikum sebagai pembuktian teori-teori konsep yang ada. Dengan banyaknya praktikum ini, kegiatan pembelajaran akan menjadi lebih menarik. Tetapi kebiasaan kegiatan praktikum menggunakan lembar kerja yang sudah disiapkan baik oleh guru maupun buku paket cenderung tidak memberi kesempatan siswa menentukan sendiri variable praktikum yang akan dilaksanakan. Akibatnya siswa terkesan hanya melaksanakan resep yang sudah disiapkan, bahkan kemungkinan hasil praktikum juga sudah dapat diperkirakan. Motivasi siswa dalam mengikuti praktikum juga akan menurun karena tantangan yang diberikan kurang.
Salah satu metode yang dapat dilaksanakan adalah dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyusun sendiri rancangan praktikum menggunakan powerpoint yang akan dilaksanakan melalui proyek kelompok. Metode ini memberikan keleluasaan kepada siswa untuk merancang kegiatan yang akan dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan konsep atau materi yang ada melalui pendampingan guru pengajar.  Manfaat dari metode proyek kelompok ini akan melatih siswa bekerja secara kelompok atau “team work”.

B. Hipotesis
Berdasarkan rumusan masalah, maka hipotesis penelitian ini adalah melalui proyek kelompok dapat meningkatkan kemampuan menyusun rancangan praktikum Biologi berbasis TIK. 

BAB III PELAKSANAAN PENELITIAN
A. . Pelaksanaan
Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII IPA 1 SMA Negeri 16 Semarang terdiri dari 36 siswa yang terbagi dalam 9 kelompok. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Agustus sampai September 2008, melibatkan mata pelajaran Biologi dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan identitas sebagai berikut:
*. Mata pelajaran      : Biologi
-Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan fungsi enzim dalam metabolisme
-. Materi                      : Metabolisme
- Kegiatan      :merencanakan kegiatan praktikum factor-faktor yang mempengaruhi kerja Enzim Katalase
- Kelas                        : XII IPA 1
- Semester                 : 1 (pertama)
- Waktu                      : 4 x 45 menit (2 pertemuan)
* Mata Pelajaran       : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Kompetensi Dasar : Membuat presentasi teks bervariasi
- Materi                       : Presentasi dengan Microsoft Power Point
- Kegiatan                  : Menyusun materi presentasi
- Kelas                        : XII IPA 1
- Semester                 : 1 (pertama)
- Waktu                      : 4 x 45 menit (2 pertemuan)
B. Metode  Penelitian
Kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari dua tahapan dan pada masing-masing tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.

1.    Perencanaan
Kegiatan yang dilakukan pada tahapan perencanaan ini antara lain:
a.    menganalisis dan memilih permasalahan yang dihadapi
b.    membuat rencana pelaksanaan tindakan
c.    menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan
d.    mendesain instrumen untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyusun rancangan praktikum, menyusun file power point, dan presentasi

2.    Pelaksanaan
Adapun pelaksanaan tindakan yang dilakukan antara lain:
a.    pembentukan kelompok-kelompok
b.  penyusunan   rancangan praktikum oleh masing-masing kelompok dengan guru Biologi sebagai fasilitator. Kegiatan ini dilaksanakan pada jadwal mata pelajaran Biologi
c.  penyusunan file presentasi rancangan praktikum oleh masing-masing kelompok dengan fasilitator guru TIK. Kegiatan ini dilaksanakan pada jadwal mata pelajaran TIK.

3.    Observasi
Pada tahap ini dilakukan observasi terhadap pelaksanaan tindakan oleh guru atau pengamat yang disebut observer. Observer mengamati aktivitas siswa dalam melakukan kegiatan presentasi masing-masing kelompok menggunakan file power point yang telah disusun. 

4.    Refleksi
Refleksi dilakukan untuk menganalisis hasil observasi apakah tindakan yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun rancangan praktikum, menyusun file power point, presentasi, aktivitas diskusi kelompok, serta motivasi mengikuti kegiatan praktikum. Hasil dari analisis ini akan digunakan dalam perencanaan kegiatan berikutnya.
C. Data Penelitian
1. Sumber Data
Sumber data pada penelitian ini adalah kegiatan siswa secara kelompok dalam menyusun rancangan praktikum, menyusun file power point, presentasi, aktivitas diskusi kelompok, serta motivasi mengikuti kegiatan praktikum.
2. Jenis Data
Jenis data pada penelitian ini antara lain :
a.      Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang digunakan sebagai panduan kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar baik pada mata pelajaran Biologi maupun Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
b.      Data hasil observasi yang meliputi pengamatan kegiatan praktikum serta presentasi hasil karya siswa secara kelompok
c.      Data hasil belajar siswa antara lain produk rancangan praktikum, dan file  power point
3. Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini sebagai berikut :
a.Data perencanaan dengan pelaksanaan tindakan diperoleh dari analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan pengembangan silabus
b. Data tentang kemampuan menyusun rancangan praktikum diperoleh dari produk  siswa secara kelompok dan dalam bentuk file power point
c. Data kemampuan menyusun dan presentasi diperoleh dari pengamatan atau observasi pada saat presentasi masing-masing kelompok  di depan kelas
d.  Data tentang pelaksanaan praktikum diperoleh dari pengamatan atau observasi pada saat kegiatan melaksanakan praktikum

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Penilaian Produk Rancangan Praktikum
Aspek yang dinilai dalam instrument penilaian rancangan praktikum antara lain mengidentifikasikan variabel, pemilihan alat dan bahan, menentukan dan memilih variable, menyusun hipotesis, menyusun cara kerja dan tabel pengamatan.
Adapun hasil penelitian produk rancangan praktikum pada tahap 1 dan tahap 2 .
Pada grafik 1 diketahui adanya peningkatan hasil penilaian untuk produk rancangan praktikum masing-masing kelompok. Hal tersebut karena adanya evaluasi melalui presentasi pada produk rancangan praktikum tahap 1. Dengan demikian siswa dalam kelompok memiliki pengetahuan lebih dalam penyusunan rancangan praktikum berikutnya.
2.    Penilaian Produk file presentasi Power point
Penilaian produk file presentasi kelompok meliputi aspek sistematika, kesesuaian isi dengan tema, keterbacaan/komunikatif, lay out dan kreatifitas. Adapun data hasil penilaian file presentasi setiap kelompok pada tahap 1 dan tahap 2.
Dari data penilaian produk power point masing-masing kelompok (grafik2) dapat disimpulkan peningkatan nilai dari tahap 1 dan tahap
2. Pada tahap 1 nilai rata-rata kelas 58 mengalami peningkatan yang sangat baik pada tahap 2 dengan nilai rata-rata 72. beberapa factor yang mendukung peningkatan nilai tersebut antara lain, semakin bertambahnya motivasi siswa dalam melaksanakan kegiatan menyusun rancangan praktikum menggunakan file power point. Pada tahap 1 sebagian siswa masih menunjukan kurangnya minat dan kemampuan menyusun file power point masih sederhana. Pada tahap 2 siswa melalui kelompok sudah memiliki bekal lebih baik dari refleksi kegiatan tahap 1, sehingga siswa lebih termotivasi dan melaksanakan kegiatan dengan lebih baik. Pada refleksi tahap 1 siswa ditunjukan contoh penyusunan flie power point yang lebih baik, mudah dipahami, komunikatif dan lebih variatif.

3.    Penilaian Presentasi kelompok
Aspek yang dinilai pada instrument penilaian presentasi kelompok meliputi : urutan penyajian, kemampuan mengoperasikan perangkat, intonasi suara dan gaya bahasa, penguasaan materi, kemampuan menanggapi pertanyaan serta kemampuan menghargai pendapat atau saran.
Dari garafik 3 dapat disimpulkan adanya peningkatan  nilai yang sangat baik.  Antara lain, adanya peningkatan kemampuan mengoperasikan perangkat, keberanian mempresentasikan makalah, metode presentasi yang lebih terarah. Peningkatan kemampuan siswa dalam presentasi pada tahap 2 adalah hasil refleksi presentasi pada tahap 1. Pada refleksi tahap 1, siswa ditunjukan beberapa contoh kekurangan presentasi misalnya cara penyajian makalah, cara menanggapi pertanyaan, cara mengoperasikan perangkat yang lebih benar, dan perlunya keberanian / kepercayaan diri tampil di depan kelas.

4.    Penilaian pelaksanaan praktikum
Aspek yang dinilai pada instrument penilaian pelaksanaan praktikum meliputi : menyiapkan alat dan bahan, merangkai alat dan bahan, pengukuran, pengamatan dan tabulasi data kelompok.
Pada grafik 4 diatas dapat dijelaskan bahwa ada peningkatan jumlah nilai untuk setiap kelompok dari tahap 1 ke tahap 2. Ini menunjukan bahwa siswa mampu melaksanakan kegiatan praktikum tahap 2 dengan lebih baik daripada pelaksanaan praktikum tahap 1. Hal ini disebabkan pemahaman siswa  terhadap cara kerja praktikum yang lebih baik karena merupakan rancangan kelompok massing-masing.

B. Pembahasan
Dari hasil penelitian secara keseluruhan dapat diketahui bahwa ada perbedaan nilai masing-masing kelompok. Perbedaan hasil ini berupa peningkatan nilai dari tahap 1 ke tahap 2. Pada tahap 1 motivasi dan pemahaman siswa dalam menyusun sendiri rancangan praktikum yang meliputi menentukan dan memilih variable, pemahaman tujuan serta analisis hasil masih kurang. Masalah tersebut menjadi bahan diskusi pada kegiatan refleksi. Selanjutnya dengan bimbingan dan pengarahan guru, siswa diberikan evaluasi kelemahan-kelemahan atau kekurangan-kekurangan yang ada.  Pada tahap 2 masalah  tersebut sudah dapat diperbaiki. Dengan berbekal pengalaman pada tahap 1, siswa dalam kelompok sudah mampu melaksanakan kegiatan menyusun rancangan dan melaksanakan praktikum dengan lebih baik.

Adanya peningkatan nilai ini menunjukan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran Biologi kelas XII IPA 1 SMA Negeri 16 Semarang, materi menyusun rancangan praktikum faktor-faktor yang mempengaruhi  kerja enzim katalase berhasil dengan baik. Hal ini antara lain karena motivasi siswa yang tinggi dalam menyusun rancangan praktikum menggunakan metode powerpoint melalui proyek kelompok. Siswa melalui kelompok memiliki kebebasan menentukan variable praktikum, serta mendapatkan tantangan untuk mempresentasikan di hadapan kelas. Motivasi ini menyebabkan siswa menjadi lebih aktif sehingga dapat memahami tujuan praktikum, menentukan serta memilih variable, hipotesis, cara kerja yang harus dilaksanakan dan pengamatan hasil praktikum. Manfaat penting metode proyek kelompok adalah dihasilkan banyak variable penelitian dalam satu pelaksanaan paktikum. Sehingga pembuktian konsep menjadi lebih bervariasi dalam satu kali kegiatan praktikum. Artinya alokasi waktu lebih efisien. 
Untuk penilaian pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi, pada tahap 1, kemampuan siswa dalam mempresentasikan hasil, masih kurang percaya diri. Hal ini antara lain karena pengalaman presentasi di hadapan kelas yang kurang. Selanjutnya dengan adanya evaluasi kegiatan dan  melalui bimbingan dan arahan guru, serta pengalaman kegiatan tahap 1, pada kegiatan presentasi tahap 2 siswa menjadi lebih percaya diri. Dari seluruh penilaian dapat diketahui melalui kegiatan ini siswa memiliki ketrampilan lebih baik dalam menyusun file presentasi, cara presentasi, serta kemampuan mengoperasikan sarana presentasi. Selain itu, siswa juga memiliki sikap percaya diri dan mampu menyampaikan pendapat dengan lebih baik.
BAB V PENUTUP
A.  Simpulan
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan untuk menyusun rancangan praktikum Biologi berbasis TIK melalui proyek kelompok  bagi siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 16 Semarang mengalami peningkatan sangat baik.
Manfaat bagi mata pelajaran Biologi, kegiatan yang dilaksanakan merupakan sebuah variasi pembelajaran khususnya dalam meningkatkan hasil praktikum. Manfaat lain adalah melatih siswa terbiasa bekerja secara ilmiah dalam memecahkan sebuah permasalahan.
Untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dengan adanya kerjasama dengan mata pelajaran lain seperti Biologi merupakan variasi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun file power point dan mempresentasikannya dengan materi sesuai mata pelajaran esensial bagi siswa.
B.  Saran
Dari kegiatan pembelajaran ini, dalam pelaksanaan disarankan hal-hal berikut :
1.Perlunya persiapan lebih matang dan motivasi lebih baik bagi guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih variatif dalam rangka peningkatan hasil belajar siswa
2.Pelaksanaan kegiatan pembelajaran beberapa mata pelajaran dapat dikolaborasikan bersama mata pelajaran lain, agar lebih efektif dan efisien dengan memperhatikan konsep yang ada.
3.Perlunya penelitian lebih lanjut dengan materi yang berbeda agar kegiatan pembelajaran lebih variatif dan menyenangkan
4.Penelitian tindakan kelas perlu dilaksanakan karena dapat meningkatkan kinerja guru menjadi lebih profesional
DAFTAR PUSTAKA
------------ Membuat Slide Presentasi. http://www.freewebs.com (dikunjungi :14/09/2008)
------------ Strategi Belajar Mengajar.http://hapete-unpad.net/detail.php. (dikunjungi 14/09/2008)
Arikunto. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta. Rineka Cipta
Depdiknas.2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Biologi SMA /MA. Jakarta. Depdiknas
Enterprise. J. 2007. Microsoft office Power Point 2007. Jakarta. Gramedia
Maryono , Dwi. Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Kelas XII SMA dan MA. Solo. Tiga Serangkai.
Santoso B. 2007. Biologi Untuk SMA/MA. Jakarta.Inter Plus
Selamet. 2005 Penggunaan Media Pembelajaran Powerpoint. http://one.indoskripsi.com (dikunjungi:14/09/2008)
Syaripah dan Siti Irene. 2003. Pengantar Penelitian (modul pembelajaran). Jakarta
Wibawa Basuki.2003. Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta.Depdiknas
Winarno dan Eko Djuniarto. 2003. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta.Depdiknas
Zubaidah.2008. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research): Salah Satu Bentuk Karya Tulis Ilmiah Untuk Pengembangan Profesi Guru . http://ardhana.12.wordpress.com